Alamat
Relatif dan Alamat Absolut
Alamat Relatif
Jika kita mempunyai sebuah Rumus yang merupakan
Oprasi dari beberapa cell maka Ms Excel akan menterjemahkan alamat Relatif
sebagai lokasi relatif suatu alamat Cell atau Range dari alamat lainya.
Contoh:
Pada Cell C5 terdiri Rumus =( E3*E4 ) jika rumus
tersebud di Copy pada Cell F5 maka otomatis akan berubah menjadi =( F3*F4 ).
Alamat Absolut
Alamat yang selalu bernilai samameskipun rumusnya
dicopykan kemana pun. Penulisan alamat Absolut selalu ditambahkan tanda ( $ )
pada nama kolom atau nomor barisnya dengan menekan tombol F4 pada kolom.
Terdapat
dua jenis alamat Absolut, yaitu :
Semi Absolut
Pada alamat Semi Absolut penggunaan hanya
dilakukan pada salah satu diantara kolom dan baris.
Absolut Matlak
Pada alamat Absolut Matlak penggunaan akan
dilakukan pada kolom dan baris sekaligus.
Fungsi dalam Excel
Fungsi financial berfungsi untuk mengolah data keterangan.
Fungsi Date and Time berfungsi untuk mengolah data waktu dan
tanggal.
Fungsi Math and Trig berfungsi untuk mengolah data Matematika
dan Trigonometri.
Fungsi Statistical berfungsi untuk mengolah data Statistik.
Fungsi Lookup and Reperance untuk mengolah data berdasarkan Tabel dan
Referensi.
Fungsi Data Base berfungsi untuk mengolah Data Base.
Fungsi Logical berfungsi untuk pengolahan data yang
memerlukan pilihan – pilihan Logika.
Fungsi Information berfungs untuk mendapatkan Informasi pada
Sel atau Range.
Fungsi Engineering berfungsi untuk pengolahan data teknisi.
NOT adalah jika nilai argumen Logikanya truee
maka hasilnya akan bernilai Not demikian juga sebaliknya.
Bentuk penulisanya : NOT (
Nilai Logika )
Contoh : NOT
( 4 > 5 ) hasilnya adalah Truee.
Fungsi AND digunakan untuk menggabungkan nilai
Logika dari beberapa nilai logika menjadi satu nilai Logika baru hasilnya akan
bernilai Truee.
Bentuk Penulisan : AND ( 5
> 1, 3 < 7 ) maka hasilnya Truee.
OR
Sama dengan Logika AND namun untuk Logika OR
hasilnya akan bernilai Truee jika salah satu nilai Logika yang digunakan
bernilai Truee akan bernilai False bila tidak ada nilai logika yang bernilai
truee.
Bentuk Penulisanya =OR (
Logika 1, Logika 2, .... )
Contoh :
=OR ( 5 > 1; 9 < 7 ) bererti True.
=OR ( 5 < 1; 9 < 7 ) berarti False.
IF
Fungsi Logika untuk memilih satu dari dua hal
nilai berdasarkan penguji Logika
Bentuk Penulisannya =IF (
uji logika; Nilai jika benar ;Nilai jika salah )
Contoh :
=IF ( F4 > 80 ; “lulus” ; “gagal” ;) akan
menghasilkan “lulus” jika F4 > 80, jika F4 kurang dari 80 maka hasilnya
“gagal”
wah programer euy
BalasHapuslin programer cup ie mah materi
BalasHapus