aru

selamat datang di blog Aru Hitoribotchi De Iru

Minggu, 17 Maret 2013

ALAMAT RELATIF DAN ALAMAT ABSOLUT



Alamat Relatif dan Alamat Absolut

Alamat Relatif
Jika kita mempunyai sebuah Rumus yang merupakan Oprasi dari beberapa cell maka Ms Excel akan menterjemahkan alamat Relatif sebagai lokasi relatif suatu alamat Cell atau Range dari alamat lainya.
Contoh:
Pada Cell C5 terdiri Rumus =( E3*E4 ) jika rumus tersebud di Copy pada Cell F5 maka otomatis akan berubah menjadi =( F3*F4 ).

Alamat Absolut
Alamat yang selalu bernilai samameskipun rumusnya dicopykan kemana pun. Penulisan alamat Absolut selalu ditambahkan tanda ( $ ) pada nama kolom atau nomor barisnya dengan menekan tombol F4 pada kolom.

Terdapat dua jenis alamat Absolut, yaitu :

Semi Absolut
Pada alamat Semi Absolut penggunaan hanya dilakukan pada salah satu diantara kolom dan baris.

Absolut Matlak
Pada alamat Absolut Matlak penggunaan akan dilakukan pada kolom dan baris sekaligus.


Fungsi dalam Excel
Fungsi financial berfungsi untuk mengolah data keterangan.
Fungsi Date and Time berfungsi untuk mengolah data waktu dan tanggal.
Fungsi Math and Trig berfungsi untuk mengolah data Matematika dan Trigonometri.
Fungsi Statistical berfungsi untuk mengolah data Statistik.
Fungsi Lookup and Reperance untuk mengolah data berdasarkan Tabel dan Referensi.
Fungsi Data Base berfungsi untuk mengolah Data Base.
Fungsi Logical berfungsi untuk pengolahan data yang memerlukan pilihan – pilihan Logika.
Fungsi Information berfungs untuk mendapatkan Informasi pada Sel atau Range.
Fungsi Engineering berfungsi untuk pengolahan data teknisi.

NOT adalah jika nilai argumen Logikanya truee maka hasilnya akan bernilai Not demikian juga sebaliknya.
Bentuk penulisanya : NOT ( Nilai Logika )
Contoh : NOT  ( 4 > 5 ) hasilnya adalah Truee.
Fungsi AND digunakan untuk menggabungkan nilai Logika dari beberapa nilai logika menjadi satu nilai Logika baru hasilnya akan bernilai Truee.
Bentuk Penulisan : AND ( 5 > 1, 3 < 7 ) maka hasilnya Truee.

OR
Sama dengan Logika AND namun untuk Logika OR hasilnya akan bernilai Truee jika salah satu nilai Logika yang digunakan bernilai Truee akan bernilai False bila tidak ada nilai logika yang bernilai truee.
Bentuk Penulisanya =OR ( Logika 1, Logika 2, .... )
Contoh           :
=OR ( 5 > 1; 9 < 7 ) bererti True.
=OR ( 5 < 1; 9 < 7 ) berarti False.

IF
Fungsi Logika untuk memilih satu dari dua hal nilai berdasarkan penguji Logika
Bentuk Penulisannya =IF ( uji logika; Nilai jika benar ;Nilai jika salah )
Contoh           :
=IF ( F4 > 80 ; “lulus” ; “gagal” ;) akan menghasilkan “lulus” jika F4 > 80, jika F4 kurang dari 80 maka hasilnya “gagal”

2 komentar: